Keluhan Sistem Zonasi dalam PPDB 2019

04 Juli 2019 04:40 WIB Whisnupaksa Kridhangkara Espospedia Share :

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mendesak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerbitkan diskresi terkait kekisruhan penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi di wilayahnya. Sistem zonasi merugikan warga Solo.

Rudy, sapaan akrabnya, mengeluhkan banyaknya anak Solo yang terlempar ke sekolah yang berada di luar zona yang lebih jauh. Padahal sistem tersebut seharusnya mendekatkan siswa ke sekolah sesuai domisili. Dia meminta Gubernur berani menerbitkan diskresi atau membuat keputusan sendiri dalam menghadapi situasi tertentu.

“Saya mengusulkan kalau zonasi itu per wilayah. Cah Solo ya sekolah nang Solo sik. Ora cah Solo sekolah nang Mojolaban, kui piye akhire? [Anak Solo ya harus bersekolah di Solo. Bukan bersekolah di Mojolaban, itu nanti bagaimana akhirnya?]. Anak-anak di Semanggi, Pasar Kliwon, ini enggak dapat sekolah semua [di Solo]. Mereka terlempar ke Mojolaban, Sukoharjo. Ini enggak adil, padahal membangun itu untuk keadilan. Saya membangun sekolah bagus-bagus, tapi anak-anakku malah dapat sekolah luar Solo,” kata dia kepada wartawan, Selasa (2/7/2019).