Iklan Rokok Bikin Anak Jadi Perokok?

27 Juni 2019 09:00 WIB Whisnupaksa Kridhangkara Espospedia Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kementerian telah menindaklanjuti permintaan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait iklan rokok di Internet dan media sosial. Meskipun pembatasan iklan rokok di Internet telah sesuai dengan undang-undang, kebijakan ini masih menimbulkan kontroversi.

Rudiantara mengungkapkan dirinya telah menerima surat dari Menteri Kesehatan Nila Moeloek untuk memblokir tayangan iklan yang menampilkan wujud rokok di Internet dan media sosial. Hingga saat ini telah ada 114 kanal yang diblokir lantaran menampilkan
iklan rokok tersebut.

“Kamis saya dapat surat Menkes dari wartawan, langsung saya minta crawling, profi ling. Sorenya ada surat dari Menkes, hasilnya sudah ada, jadi yang melanggar UU Kesehatan yang memeragakan, menampilkan wujud rokok, itu ada 114 url. Sore itu kami proses langsung. Itu kan berdasarkan permintaan Bu Nila,” kata Rudi dikutip dari Liputan6.com, Selasa (18/6/2019). Namun demikian adanya iklan yang menampilkan wujud rokok tersebut bukan sepenuhnya kesalahan dari produsen rokok. Sebab, bisa saja iklan tersebut di-posting oleh individu di media sosial.