Mitos dan Fakta Menu Daging Anjing

12 Mei 2019 04:00 WIB Whisnupaksa Kridhangkara Espospedia Share :

Solopos.com,  SOLO –- Sedikitnya ada tujuh lokasi jagal anjing di Kota Solo. Dari situlah daging-daging anjing terdistribusi dan menjadi aneka olahan siap saji. Pengamatan Sahabat Anjing Surakarta—komunitas peduli anjing—menyebut tempat penjagalan tersebut, dilihat dari luar seperti rumah pada umumnya. Tetapi di dalamnya terjadi pembunuhan anjing yang yang menurut aktivis penyayang binatang sangat sadis. Cara ini melanggar kesejahteran hewan (animal welfare).

Para penjagal biasanya menggunakan daging anjing kampung maupun anjing liar. Jika memelihara anjing dari kecil, butuh waktu yang lama. Padahal anjing-anjing liar tersebut tidak terjamin kesehatannya. Namun, menurut Sahabat Anjing Surakarta, pedagang tidak peduli anjing itu sehat atau sakit. Bahkan, ada juga penjagal yang nakal, mengolah bangkai anjing.