Mengenal Virus H9N2 yang Menyerang Ternak Ayam

11 Juli 2018 18:05 WIB Whisnupaksa Kridhangkara Espospedia Share :

Solopos.com, BOYOLALI -- Kenaikan harga telur ayam ras belakangan ini dipicu produksi yang kian menurun, sementara permintaan tidak berkurang. Penurunan produksi disebabkan jumlah peternak berkurang dan serangan penyakit pada ternak.

Peternak di Boyolali mengeluhkan penyakit pada ayam mereka yang menyebabkan produktivitas telur menurun. Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, Afiany Rifdania mengakui saat ini di beberapa daerah, termasuk Boyolali masih ada peredaran penyakit ayam yang menyebabkan produktivitas telur menurun.

Menurutnya penyakit ini adalah sub tipe avian influenza (AI) H9N2 yang low patogenic (tidak menular ke manusia). Namun penyakit ini menyebabkan penurunan produksi telur.

“Jadi ini strain baru yang ditemukan pada virus AI selain H5N1. Penyakit ini menyebabkan penurunan produksi telur hingga 50-60 persen dan masih banyak beredar di peternak layer [ayam petelur] kita,” ujarnya saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Boyolali, Selasa (10/7/2018).

Berikut infografis tentang virus H9N2 yang perlu Anda tahu:

Tokopedia